Home / Luwu Timur

Rabu, 24 November 2021 - 22:28 WIB

Tak Mau Bersoal Secara Hukum Pemkab Lutim Buat Kebijakan Baru Soal Beasiswa

  Dibaca Sebanyak : 48 Orang

 

Sawerigading News – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur memperketat persyaratan program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dan kurang mampu. Pengetatan persyaratan ini menyusul adanya temuan BPK karena menganggap program tersebut tidak terukur. Demikian kata Kabid Dikdas Amiruddin dikonfirmasi Rabu (23/11/2021 ) .

Menurut Amiruddin , dari temuan tersebut Pemerintah Lutim menerapkan sistem Kuota . Kemudian syarat dan kriterianya di upgrade .

Dengan adanya perubahan kebijakan kriteria ini sudah prediksi menimbulkan reaksi karena dipastikan ada mahasiswa yang tidak bisa memenuhi persyaratan tersebut.

Tujuan mulianya, beasiswa ini untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu dalam hal finansial dan memotivasi agar bisa lebih berprestasi.

Kebijakan baru ini juga menyesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Sebelumnya pada 2020 lalu Daerah menganggarkan sebanyak 28 Miliar untuk program beasiswa ini.

Tahun 2021 pemerintah daerah menganggarkan sebesar 15 Miliar tapi sudah dipakai sebahagian untuk membayar sisa penerima beasiswa tahun lalu yang dibayar tahun ini. ” Jadi tersisa sekitar 12 Miliar lebih dari 15 M tersebut . ” Ujar Amiruddin.

Dijelaskannya anggaran 12 Miliar ini untuk membayar penerima beasiswa sekitar 3000 mahasiswa. Jumlah ini turun berkali lipat dibandingkan tahun lalu yang jumlahnya sebanyak 7.720 orang mahasiswa.

” Nah sisanya dari 7720 orang inilah dibayarkan pada tahun ini. ” Tandas Amiruddin.

Pada prinsipnya untuk persyaratan sama seperti tahun lalu cuma di upgrade sedikit. Jika tahun lalu misalnya jika Kampus A kreditasi A dan Program Studinya A maka IPK nya 2,9 di tahun 2021 ini dinaikkan menjadi 3,0 IPK nya.

Kemudian Kampus A Prodinya B maka IPKnya 3,25 . Kalau tahun lalu hanya 3,0 IPK nya. Terakhir Kampus yang belum terakreditasi IPK nya minimal 3,70 . Ini baru dianggap berprestasi . Dan itu dianggap setara dengan IPK 3,0 .

Bagi mahasiswa yang kurang mampu disyaratkan harus ber IPK minimal 2,75 . Ini syarat pertama bagi mahasiswa yang kurang mampu. ” Tutur Amiruddin.

Kemudian berdasarkan Peraturan Bupati, kalau orang tua si penerima beasiswa tidak terdaftar di DTKS Dinas Sosial Sebagai orang kurang mampu maka dia tidak bisa dapat program beasiswa ini.

Pemkab Lutim tahun ini menggunakan single. Data yaitu berdasarkan data DTKS Dinas Sosial .

Saat ini untuk program beasiswa ini bukan lagi di Dinas Pendidikan tapi di serahkan ke Kesra. Tandas Amiruddin.

Kepala DPKD Luwu Timur ,Ramadhan Pirade mengatakan program Beasiswa ini jadi temuan BPK sehingga aturannya harus berubah.

Dulu laporan penerima tidak ada yang masuk sehingga BPK menyatakan SPJ nya tidak memadai .

Maka BPK merekomendasikan segera Pemerintah Lutim segera rubah kriterianya.

” Tahun 2020 itu anggarannya 28 Miliar yang disediakan daerah, sekarang 2021 sisa 15 Miliar.

( Sawerigading News /***)

[

Share :

Baca Juga

Luwu Timur

Allhamdulillah Urusan Berkas MTH – Budiman Tuntas

Luwu Timur

Perpustakaan Tudang Sipulung Puncak Indah Audiens Gubernur Sulsel

Luwu Timur

MTH-Budiman Kukuhkan Team GARUDA Se-Kabupaten Luwu Timur, Obert Datte Bilang Begini

Luwu Timur

Wabup Lutim Hadiri Malam Ramah Tamah Kemendikbud

Luwu Timur

Terpilih Secara Aklamasi Pada Muscab, Sufriaty Pimpin Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Luwu Timur

Luwu Timur

Pelayanan KB Serentak di Luwu Timur Capai 500 Akseptor

Luwu Timur

Antisipasi Macet Pasca Tanah Longsor Satlantas Polres Luwu Timur Lakukan Pengamanan Dan Pengaturan Lalu Lintas

Luwu Timur

Salah Satu Putra Terbaik Lutim Terpilih Menahkodai Asosiasi Pengusaha Tambang Pribumi Indonesia.