Home / PT.VALE

Kamis, 29 April 2021 - 14:29 WIB

Mengenal Lebih Dekat CEO Baru PT Vale Indonesia Tbk

  Dibaca Sebanyak : 878 Orang

Sawerigading-news.com, Luwu Timur – Mulai 29 April 2021, Febriany Eddy resmi menjadi Chief Executive Officer (CEO) & Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) setelah pengangkatannya disetujui melalui RUPS.

Febriany telah berkarir di Vale selama hampir 14 tahun dan menduduki jabatan-jabatan penting di dalam organisasi.

Febri, demikian beliau biasa disapa, memiliki hampir 22 tahun pengalaman kerja internasional di industri finansial maupun pertambangan.

Beliau pernah bekerja untuk PricewaterhouseCoopers di Jakarta dan di Amsterdam, Belanda, selama total 7 tahun. Perempuan kelahiran Palembang, 44 tahun lalu itu, terlibat dalam berbagai jenis pekerjaan dan proyek-proyek internasional dalam uji tuntas keuangan.

Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia dan pemegang titel MBA dari UCLA Anderson School of Management dan National University of Singapore itu memulai karir di PT Vale sebagai Manajer Pengawasan dan Evaluasi Proyek selama tiga tahun. Beliau kemudian ditugaskan ke kantor regional Vale Base Metals Asia Pasifik dan Afrika yang berbasis di Brisbane, Australia, selama 2,5 tahun.

Di sana, Febriany bertanggung jawab mengkoordinasikan perencanaan bisnis dan memonitor performa dari unit Base Metals di Indonesia, Jepang, China, Taiwan, dan Afrika. Sekembalinya ke Indonesia, beliau menjabat sebagai CFO PT Vale dari tahun 2013 sampai 2018, dan menjabat Deputy CEO selama 2 tahun, sebelum akhirnya dilantik menjadi CEO.

“Saya berkomitmen memimpin PT Vale untuk merealisasikan program pengembangan kita di Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako, yang mana program ini didasari oleh tujuan mulia untuk membawa kemakmuran bersama yang selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan, keberlanjutan, dan menciptakan manfaat untuk masyarakat luas secara keseluruhan.

Nikel adalah produk penting yang dibutuhkan untuk mewujudkan ambisi dekarbonasi dunia.

Terlepas dari tantangan yang luar biasa, kami berkomitmen untuk mengurangi karbon dan mencapai karbon netral dalam proses produksi nikel kita pada tahun 2050.

“Saya percaya pada pentingnya membangun PTVI menjadi organisasi yang mengutamakan keberagaman dan inklusi, sehingga PTVI bisa menjadi tempat bagi semua talenta.” kata Febriany.

Di seluruh dunia, hanya 13% peran eksekutif C-suite di perusahaan tambang dipegang oleh perempuan, menurut laporan S&P Global Ratings. Hal itu menjadikan Febriany, yang masuk dalam Top 25 Most Influential Women in Treasury in Asia Pacific (2015), sebagai satu dari sedikit

perempuan yang menempati posisi paling strategis di industri pertambangan. Istri dari Leith dan ibu dari Kyra dan Evan yang terpilih sebagai Asia’s Top Sustainability Superwomen 2019 itu juga aktif menyuarakan kesetaraan, keberagaman, inklusi, dan keberlanjutan, melalui berbagai forum, seperti Women in Mining & Energy (WIME), Indonesia Business Council for Women Empowerment (IBCWE), dan kini menjabat sebagai Vice President Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD).

Kecintaannya terhadap laut Indonesia membuat dirinya menekuni hobi menyelam dan menjadikan keberlanjutan sebagai misi pribadi.

Febriany berkomitmen untuk mewujudkan budaya Perusahaan “learning together (belajar bersama)”.

Dengan SDM dan budaya yang tepat, PT Vale akan dapat mewujudkan ambisinya menjadi Perusahaan hebat yang dicintai oleh masyarakat luas. Visi PT Vale Indonesia

1. Merealisasikan proyek-proyek pengembangan dan melaksanakan operasi produksi yang didasari oleh tujuan mulia untuk membawa kemakmuran bersama yang selalu mengutamakan kesehatan dan keselamatan, praktik-praktik keberlanjutan, dan menciptakan manfaat untuk masyarakat luas secara keseluruhan:

a. Merealisasikan komitmen investasi di Bahodopi dan Pomalaa sesegera mungkin.

b. Merealisasikan komitmen ekspansi operasi Sorowako berupa peningkatan kapasitas produksi sebesar 25%.

c. Menjaga operasi produksi Sorowako untuk tetap aman, dapat diandalkan, dan kompetitif.

2. Mendukung visi Pemerintah untuk mengembangkan industri mobil listrik di Tanah Air dengan mengembangkan sumber daya alam bijih limonit PT Vale.

3. Mengurangi sepertiga emisi karbon pada tahun 2030 dan mencapai karbon netral dalam proses produksi nikel PT Vale pada tahun 2050.

4. Mengutamakan keberagaman dan inklusi, sehingga PTVI bisa menjadi tempat bagi semua talenta.

5. Membangun budaya Perusahaan yang mengedepankan budaya “belajar bersama”. Dengan SDM dan budaya yang tepat, PT Vale akan dapat merealisasikan ambisinya menjadi Perusahaan yang hebat yang dicintai oleh masyarakat luas.(**)

Share :

Baca Juga

PT.VALE

Hasil RUPSLB PT Vale Indonesia Tbk, Setujui Adriansyah Chaniago Jadi Wakil Presiden Direktur Perseroan

Luwu Timur

Rakor RS Darurat Enggano, Wabup Irwan : Fokus Kami Pelayanan Harus Optimal

makassar

PT Vale Gagas Simposium Bertajuk Energi Terbarukan Untuk Masa Depan

PT.VALE

Gelar Kegiatan Simposium di Makassar, PT Vale Menuai Kritikan

PT.VALE

Ini Penjelasan Manajemen PT.Vale Terkait Banjir di Area Tambang

Nasional

PT Vale Raih Dua Penghargaan di Minerba

Luwu Timur

Banyak Titik Terendam Lumpur Pasca Banjir Bandang di Lutra, PT Vale Kirim Bantuan Alat Berat

Luwu Timur

Terkait Aksi Unjuk Rasa Lentera, Begini Klarifikasi PT Vale