Home / KESEHATAN / Luwu Timur

Sabtu, 12 Desember 2020 - 18:30 WIB

Dinkes Luwu Timur Kalibrasi Alat Kesehatan di Seluruh Puskesmas

  Dibaca Sebanyak : 66 Orang

Sawerigading-news.com, Luwu Timur – Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur melakukan kalibrasi alat kesehatan di seluruh puskesmas yang ada di Luwu Timur.

Kegiatan kalibrasi sendiri dibagi atas tiga zona atau kluster. Kluster 1 meliputi Puskesmas Wasuponda, Nuha, Wawondula, Timampu, Mahalona dan Puskesmas Bantilang

Sementara untuk kluster ke-dua meliputi Puskesmas Malili, Lampia, Lakawali dan Puskesmas Angkona. Untuk kluster ke-tiga meliputi Puskesmas Wotu, Burau, Kalaena, Mangkutana, Tomoni serta Puskesmas Tomoni Timur.

” Ada tiga kluster kalibrasi diseluruh puskesmas. Namun demikian pelaksanaannya hanya ada tiga tempat yang menjadi titik kalibrasi,” Ungkap Kadis Kesehatan, Rosmini Pandin melalui rilisnya, Jumat (11/12/2020).

Sementara itu, Kepala Puskesmas Malili, Hasnah mengungkapkan mulai hari ini kalibrasi diadakan di Puskesmas Malili

” Untuk kluster 2, kalibrasi bertempat di Puskesmas Malili,” Katanya.

Perlu diketahui, Berdasarkan Permenkes No. 75 tahun 2014 Peralatan kesehatan di Puskesmas harus memenuhi beberapa persyaratan diantaranya standar mutu, keamanan, keselamatan, memiliki izin edar sesuai ketentuan peraturan perundang undangan serta diuji dan dikalibrasi secara berkala oleh institusi penguji dan pengkalibrasi yang berwenang.

Kalibrasi merupakan Kegiatan peneraan untuk menentukan kebenaran penunjukan alat Kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional penunjukan alat ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukurnya yang tertelusur (traceable) ke Standar Nasional atau Internasional.

Kalibrasi alat kesehatan sangat penting dilaksakanakan untuk mengetahui tingkat akurasi dan ketelitian peralatan yang diuji/dikalibrasi; mengetahui sejauh mana penyimpangan output yang dihasilkan dibandingkan dengan spesifikasi yang diberikan; menjamin keamanan dan keselamatan pasien/masyarakat, petugas/operator, maupun terhadap alat itu sendiri dari bahaya kebocoran radiasi dan arus listrik serta bahaya mekanik; menghindari kemungkinan kesalahan diagnosa dari alat yang digunakan, menunjang program pemeliharaan alat; dan menjaga kondisi alat tetap sesuai dengan spesifikasinya. (*/AsN)

Share :

Baca Juga

Luwu Timur

Jayadi Nas : Peran Ibu Sangat Besar Dalam Membina Keluarga Berkualitas

Luwu Timur

PEMBAHASAN DRAFT RKPDes Tahun 2020.

Luwu Timur

PS dan PPI Lutim Silaturrahmi Bersama MTH, “Datang dan Pergi Bawa Damai”.

Luwu Timur

Banjir Bandang Melanda Lutra, Bupati Lutim Kerahkan Bantuan

Luwu Timur

Kembali Berbagi, Besok SHS Bagikan 250 Kotak Nasi Padang

Luwu Timur

KPK Nilai Luwu Timur Tertinggi Dalam Renaksi Pencegahan Korupsi se-Sulsel

Luwu Timur

FASI XI Tahun 2020, Luwu Timur Sabet 8 Juara

Luwu Timur

Lima Warga Sorowako Dilaporkan Hilang di Hutan Saluro Perbatasan Sulsel Dan Sulteng