Home / COVID-19

Selasa, 5 Mei 2020 - 15:42 WIB

Entah Apa Yang Merasukinya, Kades Puncak Indah Menolak Hotel I Lagaligo Sebagai Rumah Singgah Covid-19

  Dibaca Sebanyak : 43.881 Orang

sawerigading-news.com, Luwu Timur – Kepala Desa Puncak Indah Malili, Muh Cakir mendapat semprotan saat membawa hasil rapat penolakan penggunaan Hotel I Lagaligo sebagai rumah singgah pasien Covid-19 di posko induk Covid-19, Malili, Selasa (05/05/2020).

Kepala BPBD Luwu Timur, Muh. Zabur yang menerima langsung meminta argumen dan solusi atas penolakan yang dilakukan bersama warganya.

“Kalau kau tidak mau Hotel itu dijadikan tempat Rumah Singgah Covid-19 di Lutim, bantu saya carikan rumah yang layak minimal fasilitas hampir sama yang di Hotel Ilagaligo, kalau ada mu dapat kasi tahu saya, saya bayar uangnya sekarang juga,” tandas Zabur.

Mendengar hal tersebut, Cakkir terdiam membisu, dan mengeluarkan daftar nama yang hadir dalam rapat dan menolak penggunaan Hotel tersebut. Namun, Cakir diskak dikarenakan hanya memberikan daftar hadir rapat, tanpa poin penolakan yang dimaksudkan.

Lanjut Zabur, penanganan Covid-19 ini sifatnya terpadu mulai dari Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan dan turun ke Desa dan Kelurahan. Penanganannya bukan atas dasar suara terbanyak, protap yang sudah dibuat oleh Pemerintah pusat turun sampai ke bawah sudah jelas.

“Macam-macam saja , Camatnya tidak menentang, kepala Desanya yang melawan kebijakan pemerintah diatasnya,” tandas Zabur.

Akhirnmya Cakir pulang dan berencana akan mengundang masyarakatnya untuk kembali rapat pada sore hari ini usai Ashar. Rapat tersebut akan menghadirkan Tim Gugus Tugas Covid-19 dan pihak-pihak yang terkait dan paham seputar Corona.

Terpisah, Kepala BPD Desa Puncak Indah, Rijal Pilo menbantah adanya penolakan tersebut. Menurutnya, rapat tersebut tidak merepresentasikan warga Puncak Indah.

“Kami ini semua perangkat BPD tidak diundang dan tidak tahu ada rapat seperti itu, kemudian mengklaim semua warga Puncak Indah menolak, Saya ini warga Puncak Indah saya malah mendukung Kebijakan Pemerintah itu,” tegas Rijal Pilo.(*/asn)

Share :

Baca Juga

COVID-19

Pasien Sembuh Bertambah 8 Orang Dan 12 Kasus Baru Hari Ini

COVID-19

Tim Satgas Tanggap Covid-19 Melakukan Penyemprotan Desinfektan Di Lingkup Desa Mandiri

COVID-19

Husler Harapkan Dinas Sosial Segera Distribusikan Paket Sembako

COVID-19

KPCPEN Gelar Webinar Bertema Manfaat PEN Bagi UMKM di masa Pandemi Covid19

COVID-19

Aksi Sosial DPD AMPI Lutim Dalam Pencegahan Covid-19 Diapresiasi Oleh Camat Wotu

COVID-19

Pasien Rawat Inap RSUD Wotu Wajib Rapid Tes

COVID-19

Bupati Luwu Timur Kembali Lepas 20 Pasien Covid-19 Jalani Karantina di Makassar

COVID-19

Peduli Dampak Covid-19, Husler Ikut Bagikan Nasi Kotak Untuk Pengojek